Abrasi Hantam Rumah Warga Desa Ladang

  • Whatsapp
Abrasi Hantam Rumah Warga Desa Ladang
Foto: analisisnews.com/agus s ABRASI: Abrasi disepanjang bibir pantai Desa Ladang Kecamatan Susoh Abdya semakin parah. Bahkan akibat abrasi tersebut, satu unit rumah warga rusak serta empat unit lainnya terancam ambruk dihantam ombak besar yang setiap hari mengikis bibir pantai, Senin (10/10/2022).

BLANGPIDIE-Abrasi disepanjang bibir pantai Desa Ladang Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) semakin parah. Bahkan akibat abrasi tersebut, satu unit rumah warga rusak serta empat unit lainnya terancam ambruk dihantam ombak besar yang setiap hari mengikis bibir pantai.

Nurul warga desa setempat kepada wartawan Senin (10/10/2022) mengatakan, abrasi akibat ombak besar itu telah merusak sebagian dinding rumahnya, bahkan dibeberapa titik pondasi rumahnya telah patah akibat hantaman ombak saat air laut sedang pasang.

“Sejak September lalu, abrasi mulai menghantam sepanjang bibir pantai Desa Ladang. Kejadian terparah pada Kamis (6/10/2022) pagi. Saat saya memandikan anak untuk ke sekolah, tiba-tiba saja dinding rumah saya ambruk akibat hantaman ombak dan merusak lantai rumah,” sebutnya.

Padahal, sejak awal pihaknya telah memasang tanggul secara darurat yang terbuat dari karung berisi pasir yang disusun untuk mengamankan rumahnya dari amukan ombak besar. Namun, ketinggian yang berubah-rubah membuat tanggul itu tidak mampu menahan hantaman ombak besar hingga merusak rumahnya. Tidaknya rumah milik Nurul, empat unit rumah warga lainnya juga ikut menjadi sasaran amukan ombak besar.

“Saat ini masing-masing pemilik rumah harus berupaya keras membuat tanggul dari karung berisi pasir. Dengan kemampuan yang terbatas, banyaknya karung yang kami siapkan juga terbatas dan seadanya. Tentunya tanggul darurat itu sangat tidak optimal untuk menahan ombak  besar,” paparnya.

Awalnya, jarak rumah dengan laut lumayan jauh yang mencapai sekitar 50 meter. Namun karena mengikuti pergantian musim angin laut, lama kelamaan posisi laut semakin dekat dengan rumah dan mengancam keselamatan mereka.

Sejauh ini, warga pemilik rumah yang mengjadi korban abrasi masih bertahan untuk tetap tinggal di rumah tersebut. Meski dalam kekhawatiran, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mengamankan rumah mereka dari amukan ombak besar.

Fira warga lainnya mengaku khawatir dengan kondisi abrasi yang terjadi. Karenya dia mengharapkan perhatian serius dari Pemkab Abdya terutama instansi terkait untuk turun langsung ke lapangan serta memberikan solusi terbaik dari musibah bencana alam ini. Jika kondisi darurat ini tidak segera ditanggulangi dengan membangun tanggul secara permanen, tentu sepanjang bibir pantai Desa Ladang akan mengalami kerusakan yang lebih parah.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Armayadi ST kepada wartawan terkait hal itu akan segera turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi abrasi yang terjadi.

“Tim BPBK Abdya akan turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kerusakan yang terjadi. Setelah dilakukan peninjauan, kemudian baru disimpulkan tindakan apa saja yang akan dilakukan nantinya,” singkatnya. (ag)

Pos terkait