Bimtek Pendirian Usaha Bagi Wirausaha Pemula, Masyarakat Miskin dan Usaha Disabilitas di Kabupaten Bener Meriah

  • Whatsapp
Pemerintah Aceh adakan Bimtek Pendirian Usaha Bagi Wirausaha Pemula, Masyarakat Miskin & Usaha Disabilitas di Kabupaten Bener Meriah. Minggu (13/11/2022).

REDELONG – Untuk menguatkan kapasitas pelaku usaha, Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Aceh mengadakan “Bimtek Pendirian Usaha Bagi Wirausaha Pemula, Masyarakat Miskin & Usaha Disabilitas di Kabupaten Bener Meriah 2022”. Minggu (13/11/2022).

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Redelong, Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah dari 10-16 November 2022.

Bacaan Lainnya

Diketahui, bimtek merupakan suatu kegiatan bimbingan teknis yang memfokuskan bimbingan kepada para pelaku usaha secara detail dan komplet berdasarkan ilmu, materi, dan pengalaman bisnis dari para ahli.

Bimtek kali ini fokus membahas tentang pentingnya penguatan usaha bagi UMKM di kabupaten kopi, yaitu Kabupaten Bener Meriah.

Bimtek ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha kecil dan Menengah Provinsi Aceh yang diwakili oleh Aswar S.Hut, MAP, selaku Kabid Pengawasan dan Pemeriksaan Diskop UKM Aceh.

Kemudian kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta dari Kabupaten Bener Meriah. Peserta bimtek dibekali materi oleh para ahli seperti Evayani, SE, MM, Ak, Dr Iskandar Majid, Sandy Pangestu, Iwan Juni dan narasumber lainnya.

Kegiatan bimtek fokus membahas tentang bagaimana membuka usaha mandiri, mendapatkan NIB dan mendaftarkan OSS, dan masih banyak materi lainnya.

“Peranan UMKM saat ini sangat penting sebagai tongkat pendongkrak ekonomi Indonesia usai dilanda pandemi,” kata Aswar.

Ia melanjutkan bahwa pada kegiatan bimtek ini disalurkan juga pengalaman penting dari para narasumber yang notabenenya merupakan ahli bisnis dan entrepreneur.

“Hal ini demi menunjang para peserta mendapatkan tata cara serta ilmu yang kredibel, guna memajukan bisnis yang sudah berkelanjutan maupun baru mau memulai sebuah bisnis ke depannya,”

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Aceh selaku penyelenggara, memiliki keinginan dan harapan besar agar UMKM di seluruh Aceh dapat memiliki usaha yang lebih tertata rapi, sistematis, dan inovatif.

“Sehingga dapat bersaing dengan produk global di era modern ini,” tutup Aswar. (Far)

Pos terkait