Lagi, 50 Pengusaha UMKM di Aceh Timur Ikut Bimtek Pendirian Usaha

  • Whatsapp

IDI – Sebanyak 50 pengusaha kecil dan menengah di Aceh Timur mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi Aceh.

Bimtek yang dilakukan untuk pelaku UMKM tersebut dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober s/d 01 November 2022, di Hotel Khalifah, Idi, Aceh Timur.

Sektor UMKM menjadi bagian yang sangat berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi secara umum di Aceh. Sehingga Diskop UKM dalam hal ini sebagai Lembaga pemerintah yang memiliki tupoksi pembinaan dan pemberdayaan terhadap usaha kecil menengah tersebut harus hadir. Harapannya, kegiatan bimtek Pendirian Usaha Bagi Usaha Pemula ini dapat mendorong pertumbuhan wirausahawan skala kecil dan menengah, khusunya yang ada di Aceh Timur.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh, yang diwakili oleh
Muhammad Ridwan selaku kepala seksi promosi dan pemasaran UPTD PLUT KUMKM saat membuka acara berpesan agar para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan fokus dan serius. Sebab materi disampaikan oleh narasumber yang memang sudah berpengalaman dan ahli dibidang pengembangan UMKM.

“Karena pembekalan ini kan sulit didapatkan, kita undang para narasumber khusus untuk diberikan pembekalan. Misalnya terkait bagaimana menejemen usaha, prilaku menjadi seorang usahawan. Yang penting kalau mereka sudah profesional di bidang usahanya, maka akan berhasil,” lanjutnya.

Muhammad Ridwan menambahkan, bahwa pada kegiatan ini para peserta akan diberikan berbagai materi ketrampilan sesuai dengan bidang usaha masing-masing. Dengan demikian, peserta akan bisa meningkatkan pengetahuan bidang usaha masing-masing.

“Para peserta juga nantinya seusai bimtek akan mendapatkan bantuan berupa peralatan kerja sesuai dengan kebutuhan usahanya”, imbuhnya.

Kepada seluruh peserta, Muhammad Ridwan juga berpesan agar teori-teori yang mereka dapatkan dari bimtek dapat dipraktekkan kemudian di transformasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi pemerintah hanya mendorong dan menstimulasi saja, mudah-mudahan itu bisa digunakan untuk meningkatkan usaha bagi mereka. Pada akhirnya nanti mereka akan bisa berkontribusi dalam rangka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh”, lanjut Muhammad Ridwan.

Menurutnya sektor swasta menjadi sangat penting didorong sehingga akan muncul pengusaha-pengusaha baru yang ada di Aceh. Sebab, dengan tumbuh dan berkembangnya para usahawan kecil menengah tersebut akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Aceh. (r/bar)

Pos terkait