Gelar Kegiatan PPKS di Singkil, BKKBN Aceh Ingatkan Cara Pola Asuh Yang Tepat Agar Terhindar dari Stunting

  • Whatsapp

SINGKIL – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Aceh Singkil melaksanakan kegiatan Pengelolaan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di aula DP3AP2KB Aceh Singkil, Minggu, (20/11/2022).

Dalam kegiatan ini, Kepala BKKBN Aceh Drs. Sahidal Kastri, M.Pd mengingatkan pentingnya pola asuh yang tepat untuk mengantisipasi stunting.

“Di kelompok Bina Keluarga Balita mengajarkan bagaimana cara pola asuh yang bagus, Imunisasi dasar lengkap sehingga nantinya Anak-anak kita terhindar dari bahayanya Stunting tersebut dan menjadi generasi yang berkualitas,” ujarnya.

Selain itu, pada tahun 2023 nantinya, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh mengharapkan seluruh Balai penyuluh KB menjadi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) yang dijadikan sarana pelayanan publik ditengah tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pj. Bupati Aceh Singkil Marthunis, ST, DEA yang cukup mendukung upaya penurunan stunting di Aceh Singkil.

Sebelumnya, Kepala BKKBN Aceh bersama Pj. Bupati Aceh Singkil berdiskusi terkait dengan upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Aceh Singkil di pendopo Bupati Singkil, data Stunting Aceh berdasarkan SSGI tahun 21 Aceh Singkil 29,6 persen dan Aceh 33,2 persen sementara pemerintah menargetkan 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

Pada diskusi tersebut Kepala BKKBN Aceh, Sahidal Kastri mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dibawah kepemimpinan PJ Bupati memberikan perhatian lebih terhadap pelaksanaan percepatan penurunan Stunting yang bersifat lintas sektoral dan realisasi anggaran Dana Alokasi Khusus agar dapat dioptimalkan pelaksanaannya sesuai dengan juknisnya mengingat tahun anggaran 2022 akan segera berakhir, sehingga akan membawa dampak positif ditengah tengah masyarakat Aceh Singkil.

PJ Bupati Singkil sepakat dengan atas masukan dari Kaper BKKBN Aceh terkait percepatan penurunan Stunting dan program pemerintah lainnya. “Pasti kita dukung untuk kemajuan Aceh Singkil yang lebih baik dimasa yang akan datang dan realisasi anggaran harus berbanding lurus dengan outcome,” katanya.

Begitupun dengan Promosi dan Publikasi terus digiatkan dengan melaksanakan dialog interaktif melalui radio republik Indonesia RRI Aceh Singkil dengan menghadirkan narasumber Kepala BKKBN Aceh Drs. Sahidal Kastri, M.Pd, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil H.Edy Widodo, SKM, M.Kes, mewakili Bupati Aceh Singkil yang berhalangan dan Wash Officer Unicef Perwakilan Aceh Eko Widodo

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN Provinsi Aceh dan Dinas P3AP2KB Kabupaten Aceh Singkil terus berupaya memaksimalkan pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana).

Selain itu, program yang menjadi perioritas juga tak kalah penting diperhatikan yakni Percepatan Penurunan Stunting dengan melaksanakan Kegiatan Pengelolaan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di Balai Penyuluhan Keluarga Berkualitas dan kegiatan Internalisasi Pengasuhan Balita dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Kepada Masyarakat Kabupaten Aceh Singkil yang di laksanakan di Aula DP3AP2KB Aceh Singkil.

Kegiatan tersebut selain diisi pemateri dari BKKBN Aceh dr. Muhammad Jabari,M.Si juga diisi oleh Sekretaris Dinas P3AP2KB Kabupaten Aceh Singkil H. Cit Chairana, S.Pd, Kabid KS Eva Sulastri, S,Tr.Kep.

Kabid KS Eva Sulastri, S,Tr.Kep mengatakan untuk tahun 2022 ini telah ditunjuk Balai Penyuluh kecamatan Suro dan Danau Paris untuk mewakili Kabupaten Aceh Singkil yang dijadikan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera PPKS. ”Kita harapkan nantinya seluruh balai dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang membutuhkannya,” ungkap Eva Sulastri.

Kegiatan ditutup dengan memberikan Alat Teknologi Tepat Guna ATTG kepada kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dengan harapan melalui usaha bersama tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan bagi para anggotanya. (r/bar)

Pos terkait