Ketua DPRK Abdya: Polemik PT CA Harus Disikapi Serius

Ketua DPRK Abdya: Polemik PT CA Harus Disikapi Serius
Ketua DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Nurdianto

BLANGPIDIE-Ketua DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Nurdianto Minggu (26/2/2023) menilai, polemik Hak Guna Usaha (HGU) PT Cemerlang Abadi (PT CA) yang belakangan ini gencar dibicarakan public perlu disikapi dengan serius. Karenanya dalam waktu dekat DPRK akan melaksanakan pembahasan persoalan itu secara resmi.

“Dalam waktu dekat ini DPRK akan mengelar sidang dengar pendapat terkait polemik PT CA. Polemik ini perlu disikapi dengan serius agar tidak menjadi konsumsi publik yang tidak sehat dengan berbagai opini bermunculan yang dapat berpotensi membuat suasana daerah semakin keruh jika tidak segera dicarikan solusi terbaik,” katanya.

Sidang dengar pendapat dengan Pj Bupati Abdya H Darmansah SPd MM dan pihak manajemen perusahaan perkebunan PT CA serta seluruh unsur Forkopimkab Abdya merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan harapan, dapat memberi dan mendengar pemikiran atau pandangan sekaligus mencari jalan terbaik menyelesaikan persoalan tersebut dengan cara-cara sejuk dan terhormat. Dia sangat menghormati perbedaan pendapat dan pandangan. Hal itu menunjukkan ada kekayaan pola pikir pada yang tentunya hal itu merupakan sebuah berkah yang luar biasa.

Namun, jika perbedaan pandagangan tersebut tidak menuju pada solusi atau bahkan berpotensi mengarah pada hal yang tidak baik, maka perlu segera dibatasi agar suasana daerah menjadi sejuk, damai dan sejahtera.

Dia berharap semua pihak saling menghargai, tidak terus membuat opini yang mengancam rasa persatuan dan persaudaraan. Sebab tanpa adanya persatuan dan rasa persaudaraan yang kuat, tentu tidak akan ada solusi dalam menyelasaikan sebuah persoalan dan begitu juga sebaliknya akan melahirkan masalah-masalah baru yang tentunya sangat tidak baik bagi Abdya. Akan hal itu dia berharap semua pihak agar tidak beropini terlalu jauh terkait polimik sedang terjadi, karena belum tentu apa yang dilakukan oleh seseorang itu salah.

“Oleh karena itu saya harap semua bersabar sampai ada penjelasan langsung dari yang bersangkutan,” harapnya. Apresiasi saya sampaikan kepada para pimpinan dan anggota legislatif  yang sangat aktif dalam melakukan pengawasan kinerja yang selama ini dilakukan pihak eksekutif,” tuturnya.

Bahkan itu menunjukan bahwa selaku wakil rakyat tidak pernah diam dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Abdya, seperti yang dilakukan oleh pimpinan dan anggota dewan selama ini. Kemudian kepada semua stecholder juga diharapkan untuk sama-sama mengawal agar tanah bekas HGU perkebunan kelapa sawit itu, benar-benar dibagikan kepada masayarakat yang berhak sesuai putusan Mahkamah Agung yang sudah inkrah.(ag)