Polres Abdya Tangkap Terduga Pemilik 26 Paket Sabu

Polres Abdya Tangkap Terduga Pemilik 26 Paket Sabu
Foto: analisisnews.com/agus s SABU: DR (23) diamankan Polres Abdya lantaran kedapatan memiliki 26 paket sabu yang tersimpan dalam tas merah di dalam lemari rumah terduga, Kamis (2/3/2023).

BLANGPIDIE-Satuan reserse narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (28/2/2023) jelang subuh sekira pukul 02.00 WIB lalu, berhasil menangkap seorang terduga pemilik tas merah berisi 26 paket sabu dalam sebuah rumah kawasan Desa Blang Makmur, Kecamatan Kuala Batee, kabupaten setempat.

Kapolres Abdya, AKBP Dhani Catra Nugraha SH SIK MH, melalui Kasat Resnarkoba Iptu Hengki Harianto SH MH, Kamis (2/3/2023) penangkapan satu terduga berinisial DR (23) warga Blang Makmur itu berdasarkan laporan dari masyarakat dan yang bersangkutan saat dilakukan upaya penangkapan kedapatan memiliki 26 paket sabu yang tersimpan dalam tas merah di dalam lemari rumah terduga.

“26 paket sabu itu kami amankan dari terduga dengan berat keseluruhan 36,32 gram. Selain itu, satu timbangan elektrik dan satu unit telepon genggam milik terduga juga berasil diamankan,” terangnya.

Pria kelahiran Binjai, Sumatera Utara itu, dibekuk Tim Opsnal Res Narkoba setelah mendalami sebuah informasi yang menyatakan adanya kegiatan transaksi narkoba jenis sabu dalam kawasan setempat. Menidaklanjuti kebenaran informasi itu,  personel langsung menuju ke TKP dan melakukan pencarian terhadap terduga yang sebelumnya telah diketahui identitas dan ciri-cirinya. Akhirnya, polisi berhasil mengendus keberadaan terduga yang ternyata berada di sebuah rumah.

Personel langsung melakukan pengendapan disekitara rumah terduga. Setelah hampir satu jam menunggu, terlihat seorang pria dengan ciri-ciri yang sama keluar dari rumah tersebut dan aksi penangkapanpun dilancarkan petugas tepat di depan rumah terduga. Setelah diamankan, personel kemudian melakukan penggeledahan termasuk disekitar rumah pelaku. Awalnya, personel berhasil menemukan satu bungkus sabu yang sempat terlihat dibuang oleh terduga. Kemudian personel melanjutkan penggeledahan di dalam rumah, ternyata di dalam lemari terduga ada sebuah tas warna merah mencurigakan yang di dalamnya tersimpan 25 paket sabu.

“Terduga mengakui kalau barang terlarang tersebut merupakan miliknya dan untuk dijual,” ujarnya.

Atas perbuatan melawan hukum itu, terduga dijerat dengan pasal 112 ayat (2), 114 ayat (2) dengan ancaman pidana seumur hidup atau minimal 5 tahun atau maksimal 20 tahun sebagaimana dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (ag)