Zulkarnaini Serap Aspirasi Masyarakat Palak Kerambil

Zulkarnaini Serap Aspirasi Masyarakat Palak Kerambil
Foto: analisisnews.com/agus s RESES: Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Zulkarnaini saat melaksanakan reses di Desa Palak Kerambil Kecamatan Susoh, Kamis (9/3/2023) siang.

BLANGPIDIE-Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Zulkarnaini berkomitmen menampung semua aspirasi masyarakat Desa Palak Kerambil Kecamatan Susoh kabupaten setempat. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan reses di desa dimaksud yang dihadiri Keuchik Palak Kerambil, Hazal Suaidi beserta jajarannya serta tokoh masyarakat setempat, Kamis (9/3/2023) siang. Tak hanya aspirasi masyarakat Desa Palak Kerambil, politisi PKB ini juga menampung aspirasi dari masyarakat Desa Panjang Baru yang disampaikan langsung oleh Ikhsan Wahyuni selaku keuchik.

Dikatakan, harapan masyarakat Desa Palak Kerambil yang utama yakni terealisasinya pembangunan tanggul pemecah ombak di sepanjang bibir pantai kawasan Palak Kerambil. Selama ini masyarakat setempat selalui dihantui rasa takut oleh ancaman abrasi pantai yang semakin parah dan mengganas.

“Mengenai tanggul pemecah ombak anggarannya berada di tingkat pusat yakni dalam APBN yang semula telah direncanakan sekitar Rp.70 miliar. Namun prosesnya dilakukan secara bertahap yakni sebesar Rp.20 miliar setiap tahunnya. Saat ini masih terkendala akibat belum selesainya dokumen analisis dampak lingkungan (Amdal) dan Detail Engineering Design (DED) yang disiapkan oleh Pemkab Abdya. Jika hari ini dokumen itu selesai, hari ini juga saya berangkat ke Jakarta untuk menjemput anggaran itu. Jika dokumen itu tidak selesai, anggaran yang telah tersedia tentu akan dialihkan ke daerah lain,” terangnya.

Ditambahkan, persoalan tanggul pemecah ombak di Desa Palak Kerambil merupakan tanggung jawab moral baginya, meskipun kedepan dia tidak lagi menduduki posisi wakil rakyat. Sebab sejak awal kehadiran Anggota DPR RI, H Irmawan S.Sos MM bersama dirinya selaku Ketua PKB Abdya ke lokasi abrasi, komitmen untuk membangun tanggul pemecah ombak tersebut telah terpatri dengan baik dan merupakan persoalan serius. Kemudian persoalan tanggul pengaman tebing sungai di Desa Panjang Baru juga disahuti olehnya dan meminta pihak desa terkait untuk membuatkan usulannya.

“Terkait persoalan yatim, TPA dan hal lain di Desa Palak Kerambil tetap saya tampung. Meskipun saya tidak memiliki suara di desa ini. Namun ini telah menjadi kewajiban bagi saya untuk menampung aspirasi masyarakat. Perlu saya tekankan, kehadiran saya ke desa ini bukan untuk berkampanye, akan tetapi untuk melaksanakan reses yang merupakan kewajiban bagi saya serta hak bagi masyarakat,” paparnya.

Keuchik Palak Kerambil, Hazal Suaidi dalam kesempatan itu mengapresiasi upaya dan kerja keras yang dilakukan Zulkarnaini dalam membantu dan menyerap aspirasi masyarakat di desanya. Bahkan, sepengetahuannya, belum pernah ada reses yang dilakukan oleh anggota DPRK Abdya periode ini di desa yang dia pimpin.

“Ini kali pertama ada reses di desa kami, yakni reses pak Zulkarnaini. Atas nama masyarakat kami sampaikan ucapan terimakasih karena telah banyak membantu dalam persoalan abrasi pantai semoga pembangunan tanggul itu bisa terealisasi serta telah banyak menampung aspirasi masyarakat Desa Palak Kerambil,” singkatnya. (ag)