Satu Imigran Gelap Rohingya Kembali Nyasar di Abdya

Satu Imigran Gelap Rohingya Kembali Nyasar di Abdya
Foto: analisisnews.com/agus s ROHINGYA: Satu imigran gelap Rohingya, Selasa (14/3/2023) ditemukan nyasar di Abdya. Imigran gelap Rohingya itu diketahui bernama Nuralam (37) yang ditemukan oleh warga sedang tertidur pulas di Masjid kawasan Desa Drien Kipah, Kecamatan Tangan-Tangan kabupaten setempat sekira pukul 05.00 WIB subuh.

BLANGPIDIE-Satu imigran gelap Rohingya, Selasa (14/3/2023) kembali ditemukan nyasar dalam kawasan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Imigran gelap Rohingya itu diketahui bernama Nuralam (37) yang ditemukan oleh warga sedang tertidur pulas di Masjid kawasan Desa Drien Kipah, Kecamatan Tangan-Tangan kabupaten setempat sekira pukul 05.00 WIB subuh.

Keuchik (kepala desa) Drien Kipah, Idrus mengatakan, awalnya warga yang hendak melaksanakan Salat Subuh berjemaah di masjid dimaksud sempat terkejut yang mengetahui ada warga asing yang tertidur pulas di bagian saf terdepan masjid.

“Warga yang akan melaksanakan ibadah Salat Subuh merasa terkejut saat melihat ada warga asing yang tertidur dalam masjid. Usai mengetahui jika orang asing itu merupakan etnis Rohingya, warga langsung melaporkan temuan itu kepada saya selaku keuchik,” ujarnya.

Dihadapan Camat Tangan-Tangan, Jasmadi dan Kapolsek Ipda Asyari Eri dan Mukim setempat, warga Rohingya yang sedikit bisa berbahasa melayu itu, menjelaskan kalau 21 Imigran gelap Rohingya yang ditemukan, Senin (13/3/2023) kemarin di Desa Padang Kawa Kecamatan Tangan-Tangan merupakan rekannya.

Menurut pengakuannya, saat diturunkan di lautan menggunakan sebuah perahu, puluhan imigran Rohingya diinapkan pada sebuah rumah penampungan. Karena tidak tahan dengan lokasi penampungan yang belum diketahui secara persis keberadannya, maka beberapa imigran gelap ini berupaya melarikan diri dan menyebar ke sejumlah lokasi. Sehingga ada yang memasuki areal persawahan warga di wilayah Kecamatan Tangan-Tangan.

Kapolres Abdya AKBP Dhani Catra Nugraha SH SIK MH melalui Kapolsek Tangan-Tangan, Ipda Asyari Eri, mengatakan, pihaknya akan mencoba menyisir wilayah Tangan-Tangan untuk memastikan keberadaan warga Rohingya yang disebut-sebut masih bersembunyi dikawasan setempat.

Seperti diketahui, sebanyak 21 imigran gelap etnis Rohingya ditemukan terdampar di Desa Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Senin (13/3) subuh. Kapolres Abdya AKBP Dhani Catra Nugraha, membenarkan ada 21 warga imigran Rohingya yang ditemukan mendarat di Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan. Bahkan Pemkab Abdya telah melakukan koordinasi dengan pihak Imigrasi Meulaboh Aceh Barat. Terakhir, setelah sempat diamankan pada sebuah gedung bekas Puskesmas Blangpidie, 21 imigran gelap ini kemudiandipindahkan ke tempat penampungan di Ladong Aceh Besar atas inisiatif Dinas Sosial Abdya bekerjasama dengan pihak Dinsos Aceh dan UNHCR.(ag)