Dukung Pengendalian Inflasi dan Inklusi Keuangan, Bank Aceh Hadir di Pasar Kontrol Pidie

Dukung Pengendalian Inflasi dan Inklusi Keuangan, Bank Aceh Hadir di Pasar Kontrol Pidie
Pj. Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto didampingj Pemimpin Bank Aceh Cabang Sigli, Tarmizi mengunjugi booth Bank Aceh untuk memperoleh sejumlah informasi transaksi layanan keuangan pada kegiatan Pasar Kontrol di Sigli, Jumat (17/03/2023). (Foto: Humas Bank Aceh)

PIDIE – Dalam rangka menekan inflasi dan kemiskinan ekstrem dan menjaga stabilitas harga komoditi bahan pangan di Kabupaten Pidie, Pemerintah Kabupaten Pidie membuka pasar kontrol di Lapangan Alun-Alun Kota Sigli.

Mendukung hal tersebut, Bank Aceh Cabang Sigli membuka booth untuk aktivitas layanan transaksi keuangan di lokasi kegiatan. “Selama 23 hari ke depan, kami akan membuka layanan langsung perbankan di Pasar Kontrol Kabupaten Pidie,” ujar Pemimpin Bank Aceh Cabang Sigli, Tarmizi, melalui Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan, Said Zainal Arifin, Jumat (17/03/2023).

Dijelaskan, selama pagelaran Pasar Kontrol, Bank Aceh akan memberikan kemudahan pelayanan perbankan bagi masyarakat yang beraktivitas di Pasar Kontrol. Hal tersebut menurutnya, merupakan respon Bank Aceh dalam mendukung program Pemerintah terkait pengendalian inflasi.

“Selama pagelaran, kami menyediakan staf untuk memberikan layanan transaksi keuangan dan informasi perbankan,” ujarnya.

Ditambahkan Tarmizi, keikutsertaan Bank Aceh dalam Pasar Kontrol juga menjadi bagian dari peran Bank Aceh dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah bagi masyarakat yang turut berhadir. Selain itu, melalui fasilitas yang ada, Bank Aceh bersama sejumlah pelaku UMKM juga bersinergi dalam memenuhi akses layanan keuangan yang dibutuhkan.

Dikatakan, animo masyarakat sangat positif dalam mengunjungi booth Bank Aceh. Selain itu, nantinya Bank Aceh juga akan menghadirkan mobil kas di lokasi tersebut untuk mengakslerasi tujuan kegiatan.

“Bank Aceh akan membangun sinergitas program bersama pemerintah dalam memudahkan layanan perbankan secara langsung kepada masyarakat dan pelaku UMKM yang berada di lokasi,” ungkapnya seraya mengatakan dari pasar kontrol ini diharapakan beberapa bahan pokok, seperti bawang, cabai, minyak makan, beras, tepung, gula, sirup, dan lain-lain itu sama harganya dengan harga-harga dipasar seluruh Kabupaten Pidie.

Ia berharap, layanan yang disediakan dapat meningkatkan transaksi selama pagelaran Pasar Kontrol. “Semoga kehadiran Bank Aceh dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan transaksi keuangan secara mudah dan cepat,” ungkapnya. (r/hr)