Teuku Cut Rahman Gugat DPP dan DPC PNA

DPRK Abdya Diminta Tak Tergesa-gesa Dalam Mengambil Keputusan
Erisman SH

BLANGPIDIE-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) Teuku Cut Rahman, secara resmi melayangkan gugatan terhadap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nanggroe Aceh (PNA) Abdya ke Pengadilan Negeri (PN) Blangpidie kabupaten setempat.

Kuasa hukum Teuku Cut Rahman dari Yayasan Supremasi Keadilan Aceh (SaKA), Erisman SH yang ikut didampingi kuasa hukum lainya, Miswar, SH MH, Khairul  Azmi, SH Jumat (24/3/2023) mengatakan, selain menggugat lembaga partai politik, pihaknya juga melayangkan gugatan terhadap penyelengara Pemilu,  legistatif dan eksekutif.

“Klien kami Anggota DPRK Abdya, Teuku Cut Rahman telah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Blangpidie. Selain menggugat DPP dan DPC PNA Abdya, klien kami juga ikut meggugat KIP Abdya, DPRK Abdya, Pj Gubernur dan Pj Bupati Abdya,” tuturnya.

Dikatakan, dasar gugatan yang dilayangkan tersebut dikarenakan proses Pergantian Antara Waktu (PAW) terhadap kliennya Teuku Cut Rahman selaku Anggota DPRK Abdya dari PNA tidak sesuai dan bertentangan dengan perundang-undangan.

Diakui bahwa, PAW itu merupakan hak partai, tapi harus terbuka dan sesuai aturan yang berlaku, bukan justru secara diam-diam dan recall ini terkesan terlalu dipaksakan dengan alasan diada-adakan. Anehnya  perselesihan atau sengketa PAW oleh kliennya telah mengajukan keberatan ke mahkamah partai namun hingga kini belum ada hasil justru partai terus melanjutkan proses PAW.

“Kami berharap semua pihak yang terlibat dalam proses PAW untuk menghargai proses hukum yang sedang ditempuh. Perlu di ingat bahwa, pengadilan tentu bisa saja membatalkan rangkaian proses PAW yang diusulkan terlebih proses tersebut bersifat sangat tertutup khususnya di internal Parpol,” pungkasnya. (ag)