Aliansi Mahasiwa Gayo Musara Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Gayo Lues

Aliansi Mahasiswa Gayo sedang melangsungkan rapat untuk melancarkan galang dana di tiga titik di Kota Banda Aceh. (Dok. Aliansi Mahasiswa Gayo).

BANDA ACEH – Aliansi Mahasiswa Gayo Musara Melaksanakan Aksi Kemanusiaan Korban Kebakaran 38 rumah di Kabupaten Gayo Lues, Kecamatan Belangkejeren tepatnya di Kampung Kota. Selasa (9/5/2023).

Aliansi Mahasiswa Gayo Musara ini merupakan organisasi yang menghimpun mahasiswa di empat kabupaten wilayah tengah yaitu Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu perhimpunan tersebut telah melakukan galang dana pada Senin (8/5/2023) yang berlangsung di Banda Aceh, tepatnya di tiga titik, yaitu di persimpangan Mesjid Oman (Taman ratu Safiatuddin), titik 2 di Simpang Jambo Tape dan titik 3 di Simpang Lima.

Koordinator Lapangan Syahputra Ariga dan Mhd. Riko, beserta simpul mahasiswa Ali Ameran dan Wira Yakin Pelas sepakat akan melakukan galang dana untuk korban kebakaran di Gayo Lues hingga sampai 4 hari kedepan.

“Kalau tidak ada halangan akan terus dilaksanakan,” ujar Syahputra Ariga.

Syahputra Ariga menjelaskan hal ini mereka inisiasikan  untuk membantu warga yang tertimpa musibah kebaran di Gayo Lues sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat khususnya.

Ia juga mengatakan bahwa telaj menjadi keharusan bagi mahasiswa atau pemuda bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi mahasiswa wilayah tengah di Banda Aceh.

“Saya dan kawan kawan menginisiasi kan kegiatan murni untuk membantu saudara-saudara kami korban kebakaran di Kabupaten Gayo Lues, karena melihat kondisi kerugikan material dan di tengah-tengah kondisi ekonomi yang belum pulih dengan sempurna pasca covid19. Maka dengan kegiatan yang kami lakukan semoga dapat membantu,” kata Syahputra.

Sementara itu Mhd. Riko juga menyampaikan upaya yang mereka lakukan tidaklah dapat mengembalikan keadaan seperti sediakala, namun setidaknya bisa mengurangi dan membantu.

“Kita melakukan kegiatan dengan harapan bisa membantu masyarakat korban kebakaran semaksimal mungkin. Namun dengan segala keterbatasan, kami berharap juga uluran tangan dari semua stakeholder untuk membantu masyarakat Gayo Lues yang menjadi korban kebakaran,” kata Riko. (Rel)