TMMD Semangat dan Pengabdian TNI Untuk Masyarakat

TMMD Semangat dan Pengabdian TNI Untuk Masyarakat
Foto: analisisnews.com/agustia saputra TMMD: Satgas TMMD 119 Kodim 0110/Abdya belum lama ini bekerjasama menyelesaikan target sasaran fisik yang berlokasi di Desa Alue Manggota Kecamatan Blangpidie Abdya.

Oleh: Agustia Saputra

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu implementasi dari tugas operasi militer selain perang yaitu memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta. Selain itu, TMMD juga membantu pemerintah di daerah dalam percepatan pembangunan yang dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat. Upaya inilah yang dilaksanakan jajaran Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten setempat serta unsur terkait lainnya untuk membantu masyarakat mempercepat pembangunan di daerah menuju tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Kali ini program TMMD 119 Kodim 0110/Abdya memusatkan lokasi kegiatannya di Desa Alue Manggota Kecamatan Blangpidie selama 30 hari dengan target kegiatan fisik dan non fisik. Diantaranya membangun akses jalan di pegunungan sepanjang 3.000 meter untuk mempermudah masyarakat saat hilir mudik ke lokasi perkebunan. Di lokasi setempat juga  dibangun sasaran fisik lainnya antara lain jembatan dan gorong-gorong. Selain fokus pada konstruksi fisik, TMMD Kodim Abdya juga membangun pola psikis masyarakat melalui kegiatan sasaran non fisik berupa ragam penyuluhan/sosialisasi diantaranya tentang bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, pertanian, pendidikan, hukum dan Kamtibmas, narkoba, KB Kesehatan, reboisasi, dan bhakti kesehatan untuk pencegahan stunting.

Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Beni Maradona S.Sos mengatakan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong inilah sebagai salah satu bukti pengabdian TNI kepada masyarakat yang lebih sejahtera. Sebab tujuan adanya program TMMD ini untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Tentu semua kalangan telah mengenal program ini, sebab tidak sedikit cita-cita dan impian masyarakat desa berhasil terwujud melalui program dimaksud. Bahkan, di kabupaten dengan julukan ‘Breuh Sigupai’, Program TMMD telah berulang kali dilakukan dan berhasil mewujudkan impian masyarakat, mulai dari pembangunan fisik hingga pembangunan non fisik yang manfaatnya bisa dirasakan langsung dan dinikmati hingga saat ini.

Ada beberapa nilai positif yang harus ditanamkan melalui program TMMD ini diantaranya pelihara semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat jangan mudah terhasut dan terprovokasi. Pelihara terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini.  Pelihara hasil program TMMD agar manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Panas terik matahari yang menyengat kulit, dengan kondisi medan yang cukup sulit tidak menyurutkan semangat anggota Satgas dan warga. Mereka bergotong-royong untuk menuntaskan pengerjaan sasaran fisik yang menjadi impian masyarakat Desa Alue Manggota. Untuk itu perjuangan dalam mewujudkan impian yang telah diimpikan masyarakat ini tidak boleh disia-siakan dan patut diperjuangkan demi kesejahteraan masyarakat.

“TMMD 119 Kodim 0110/Abdya ini merupakan wujud dari pengabdian TNI kepada masyarakat. Bagi kami TNI, pengabdian terhadap rakyat, bangsa dan negara, merupakan kebanggaan yang harus kami wujudkan dalam melaksanakan setiap tugas,” tegas Letkol Inf Beni Maradona.

 

Apresiasi

Pj Bupati Abdya, H Darmansah SPd MM yang sempat beberapa kali meninjau secara langsung kegiatan TMMD 119 ini menyebutkan jika program tersebut sangat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini berbagai program pembangunan melalui program TMMD telah dijalankan dengan baik dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Program TMMD merupakan kerjasama antara Pemkab Abdya dengan TNI. Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Dia juga menyebutkan jika kegiatan TMMD disusun dengan sistem Bottom Up Planning yaitu melibatkan berbagai instansi dan komponen masyarakat, secara hierarkis yang diawali dengan musyawarah di tingkat desa hingga tingkat provinsi untuk kemudian selanjutnya ditetapkan menjadi program TMMD.

“Kepada semua pihak hendaknya senantiasa melaksanakan koordinasi secara intensif dan berkesinambungan dengan unsur terkait lainnya, sehingga sehingga program TMMD ini ke depannya dapat berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat di Abdya. Kami percaya, kehadiran TNI di dalam desa bukanlah suatu hal yang baru, termasuk juga kegiatan TMMD ini. Namun, perlu kami ingatkan selalu bahwa sesuatu yang sudah dibangun dan diperbaiki itu hendaknya harus dijaga dan dirawat bersama.Untuk itu sekali lagi kepada seluruh pasukan TNI yang bertugas dan masyarakat, mari kita rapatkan barisan, kita sambut TMMD ini dengan semangat dan suka cita, agar tujuan dari kegiatan ini dapat kita capai sehingga kebermanfaatannya dapat kita rasakan bersama,” imbuhnya.

 

Sedih menjadi bahagia

Didalam program TMMD ini ada hal menarik yang menjadi kenangan terindah bagi masyarakat Desa Alue Manggota khususnya bagi keluarga Arjunawati (42) janda miskin yang selama ini hidup di rumah tidak layak huni. Hanya kata syukur yang terucap olehnya saat Satgas TMMD 119 Kodim 0110/Abdya menetapkan jika gubuknya akan direhab.

Dengan linangan air mata dia menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Beni Maradona beserta jajaran juga Pj Bupati Abdya, H Darmansah SPd MM atas bantuan yang dialamatkan kepadanya. Selama ini dia tidak membayangkan jika akan mendapatkan bantuan rehab rumah melalui program TMMD ke 119 itu. Bahkan sangat jauh dari impiannya untuk mendapatkan rumah layak huni. Hal itu sangat beralasan, lantaran kondisi perekonomiannya tidak semujur warga lainnya. Bertahun-tahun dia hidup dalam serba keterbatasan, jangankan untuk merehab rumah, untuk biaya sehari-hari saja masih kekurangan.

Arjunawati (42) yang kesehariannya menjadi tulang punggung keluarga menghidupi tiga anak dan ibunya Nurmala yang telah berusia lanjut, mengaku sangat bahagia pertama kali mendapatkan kabar jika rumahnya akan direhab melalui program TMMD yang juga berkolaborasi dengan Baitul Mal Abdya.

“Alhamdulillah, rasa syukur yang mendalam kami sampaikan. Terimakasih pak Dandim, pak Bupati atas bantuannya kepada kami sekeluarga,” tuturnya dengan air mata berlinangan.

Keuchik (kepala desa) Alue Manggota, T Fakri juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, masyarakat dan komponen bangsa lainnya yang sudah terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan program TMMD ini. Semoga perjuangan Satgas TMMD dalam mewujudkan harapan kami untuk mempunyai akses jalan guna mempermudah kegiatan kami mendapat balasan setimpal, dan selalu selamat disetiap menjalankan tugas dimanapun berada. Begitu juga bantuan rehab rumah bagi warganya yang memang masuk dalam kategori tidak mampu serta sangat layak untuk dibantu.

Dia bersama warganya mendukung sepenuhnya program TMMD tersebut melalui aksi gotong royong bahu-membahu agar program tersebut tuntas sesusai dengan harapan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Semoga suasana kekeluargaan ini bisa terus terjalin, komunikasi terus berlanjut. Apabila ada kesempatan mampirlah ke desa kami, agar hubungan silaturahmi tetap terjaga dan terpelihara selamanya.

“Mengenai rehab rumah Arjunawati, juga akan kami bantu dengan optimal dan kami sangat yakin Arjunawati dan keluarga dapat melaksanakan ibadah puasa Ramadan di rumah yang lebih layak serta nyaman. TMMD 119 sangat berarti dan membawa berkah bagi Desa Alue Manggota, sangat banyak warga yang terbantu sehingga rasa syukur yang mendalam kami sampaikan kepada jajaran Kodim 0110/Abdya, Pemkab Abdya dan unsur terkait lainnya. Kini kami sudah dengan mudah bisa hilir mudik ke kebun serta dapat membawa hasil panen tanpa harus mengkhawatirkan apapun,” tutupnya.