Berhasil Amankan Pelaku Penganiayaan Satreskrim Polres Aceh Timur Temukan Narkoba 

Foto: Pelaku Penganiayaan Yang Berinisial JU, 37 tahun Warga Kecamatan Julok,Terhadap AM, 54 Dan FE, 31 tahun

IDI – Satreskrim Polres Aceh Timur Polda Aceh berhasil mengungkap kasus penganiayaan dan mengamankan pelaku, dari hasil pemeriksaan, petugas justru berhasil mengungkap peredaran psikotropika yang dilakukan oleh pelaku. Selasa (26/03/2024).

 

Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizal, S.E.,S.H.,M.H, mengatakan pelaku yang berhasil diungkap berinisial JU, 37 tahun warga Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, diduga melakukan penganiayaan terhadap AM, 54 tahun dan FE, 31 tahun pada hari Minggu, 24 Maret 2024, malam.

 

“Peristiwa ini bermula ketika bapak dan anak ini sedang berjualan kopi di keude mereka di Gampong Lhok Seuntang, Kecamatan Julok datang pelaku dan menuduh FE telah mengambil handphone milik pelaku, dan terjadi adu mulut yang berujung penganiayaan terhadap FE dengan menggunakan besi yang dibawa oleh pelaku,” kata kasat Reskrim

 

lanjut Kasat Reskrim menjelaskan mengetahui anaknya dianiaya, AM berusaha menolongnya akan tetapi AM juga terkena pukulan pelaku beberapa mengakibatkan jari tengah tangan sebelah kanan AM terputus.

 

“Sesaat kemudian pelaku langsung kabur melarikan diri setelah menganiaya FE dan AM, selanjutnya korban di bawak ke Puskesmas Julok oleh warga setempat, kemudian pihak keluarga korban membuat Laporan Polisi (LP) di SPKT Polres Aceh Timur.

 

Dari Laporan Polisi tersebut kami melakukan penyelidikan dan tadi pagi sekira pukul 01.00 WIB anggota di lapangan memperoleh informasi.

 

“Pelaku sedang berada di sebuah ruang kelas salah satu sekolah dasar di Kecamatan Julok, atas informasi tersebut anggota Opsnal Satreskrim langsung bergerak ke lokasi yang diinformasikan warga dan mengamankan pelaku,” ujar Kasat Reskrim.

 

Lebih lanjut Kasat Reskrim mengatakan, saat diamankan, anggota kami menemukan tiga bungkusan plastik bening berbagai ukuran yang diduga narkotika jenis sabu.

 

“Setelah diinterogasi, pelaku membenarkan bahwa dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap FE dan AM serta barang bukti narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya.

 

Berdasarkan keterangan tersebut anggota membawa JU dan barang bukti ke Mapolres Aceh Timur guna proses hukum lebih lanjut.” pungkas Kasat Reskrim.

(fzn)