5 Kesepakatan Politik Forum Galasantara dan Muzakir Manaf Jika Ditakdirkan Memimpin Aceh

Ketua Forum Galasantara, Wen Rimba Raya bersalaman dengan Muzakir Manaf usai menandatangani kesepakatan bersama di Amel Convention Hall, Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Minggu (2/6/2024). (Foto: Far)

BANDA ACEH – Setidaknya lima poin penting kesepakatan politik antara Forum Gayo Alas Aceh Antara (Galasantara) dengan Muzakir Manaf yang merupakan calon Gubernur Aceh periode 2024-2025 bilamana ditakdirkan memimpin Aceh.

Kesepakatan itu tertuang dalam sebuah kertas di atas meja yang ditandatangani langsung oleh keduanya dalam agenda politik, Pentas Seni Gayo-Alas dan Deklarasi Muzakir Manaf (calon Gubernur Aceh) di Amel Convention Hall, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh pada Minggu (2/6/2024) malam.

Bacaan Lainnya

Lima poin penting tersebut adalah pertama, Forum Galasantara dorong Mualem untuk meminta penetapan dana otsus 2 persen secara permanen dialirkan ke Aceh.

“Kedua, Forum Galasantara meminta 1000 hektar perkabupaten perkebunan kopi rakyat dan coklat. Karena selama ini belum ada satupun pemerintah Aceh yang serius dalam membangun ekonomi masyarakat tanah Gayo,” kata Wen Rimba Raya.

Ketiga, Forum Galasantara meminta prioritas sebagian ASN orang-orang Gayo harus kembali lagi masuk dalam pemerintahan Mualem.

Keempat, Forum Galasantara meminta kepada Mualem untuk membuat kabupaten baru dengan nama Lokop Galasantara.

Kelima, Forum Galasantara meminta beasiswa untuk generasi emas tanah Gayo dimasa mendatang.

Sementara itu, Muzakir Manaf menyambut hangat kesepakatan Forum Galasantara tersebut.

Mualem menyatakan siap mewujudkan harapan Forum Galasantara untuk tanah Gayo jika ditakdirkan memimpin Aceh 5 tahun ke depan.

“Saya siap mewujudkan apabila terpilih sebagai Gubernur Aceh,” kata Mualem.

Diketahui, seribuan lebih orang menghadiri Pentas Seni Gayo-Alas dan Deklarasi Muzakir Manaf tersebut dengan menampilkan beragam seni dan kolaborasi empat kabupaten. (Far)